Sukses
Model Bisnis Alibaba
Alberto
Hanani ; Founder dan Managing
Partner BEDA & Company
|
KORAN
SINDO, 13 Mei 2014
|
Di
tengah era digital seperti saat ini, bisnis yang berbasis internet semakin
menjamur dan banyak dipilih oleh usahawan yang baru memulai bisnis. Namun, di
tengah tren itu, para pelaku usaha perlu menyadari bahwa tanpa model bisnis
yang jelas, bisnis berbasis internet seringkali tidak menghasilkan keuntungan
yang baik.
Kita
telah mengenal perusahaan-perusahaan raksasa seperti Yahoo, Google, dan
Facebook. Selain kejelasan value
proposition dari masing-masing produk, perusahaan tersebut juga sukses
memperhitungkan aspek bisnis secara matang sehingga dapat menjaga
kelangsungan profitabilitasnya. Nama besar berikutnya yang tampaknya akan
disejajarkan oleh raksasa-raksasa teknologi tersebut adalah Alibaba,
perusahaan e-commerce terbesar di dunia saat ini.
Saat
kita lebih sering mendengar Amazon.com atau e- Bay, Alibaba merajai pasar
ecommercedi China. Melalui grup yang terafiliasi dalam Alibaba, telah terjadi
transaksi senilai USD248 miliar yang dilakukan oleh 231 juta akun pembeli
aktif pada 2013. Pada tiga kuartal terakhir pada 2013, Alibaba membukukan
laba bersih senilai USD2,9 miliar. Bandingkan dengan Amazon yang mencatatkan
laba senilai USD274 juta maupun e-Bay senilai USD2,8 miliar USD untuk
sepanjang 2013.
Tiga Elemen Utama Bisnis Alibaba
Kesuksesan
bisnis Alibaba ditopang tiga elemen utama. Alibaba memiliki dua toko online
terbesar di China yaitu Taobao dan TMall. Dua bisnis unit tersebut bekerja
sebagai dua sumber pendapatan terbesar bagi Alibaba. Kesuksesan Alibaba juga
ditopang keberadaan Alipay sebagai layanan pembayaran online terbesar ketiga
di China. Layanan ini menjadi penopang yang penting bagi dua bisnis utama di
atas. Elemen pertama adalah situs yang mempertemukan penjual dan pembeli,
Taobao.
Taobao
merupakan unit bisnis pertama yang dikembangkan Alibaba guna memfasilitasi
produsen lokal China untuk dapat memasarkan barangnya kepada konsumen di
seluruh dunia. Model kerja dari situs Taobao paling serupa dengan e-Bay.
Taobao menjadi marketplace yang berperan layaknya perantara bagi para penjual
dan pembeli. Dengan dukungan sistem yang baik, Taobao menjadi mesin pencari
layaknya Google bagi para pembeli yang mencari barang-barang kebutuhan.
Hingga Maret 2014 Taobao menawarkan lebih dari 760 juta produk dari tujuh
juta penjual yang berbeda.
Elemen
kedua adalah situs TMall yang merupakan unit bisnis yang lebih baru. TMall
merupakan singkatan atas Taobao Mall, situs dengan konsep mal elektronik yang
menjual produk-produk dari penjual yang lebih besar. Dengan desain yang
demikian, TMall menjadi tempat bagi produsen maupun toko ritel yang lebih
besar untuk memasarkan produk dengan merek dagang tertentu seperti Nike, Gap,
dan yang paling baru adalah Apple Store.
Untukmenyokongduabisnis
utama Alibaba tersebut, Alipay menjadi solusi bagi para pengguna dalam
melakukan pembayaran yang aman secara online. Awalnya gagasan untuk
mendirikan Alipay adalah isu ketidakpercayaan pembeli pada para penjual di
situs Taobao. Alipay menyediakan layanan pembayaranyangmelindungi para
pembeli jika penjual tidak mengirimkan barang yang telah dibeli. Dengan
sistem pembayaran yang terintegrasi dan aman, Alipay tumbuh menjadi penyedia
layanan pembayaran berskala dunia hanya dalam delapan bulan.
Sumber Pendapatan yang Jelas
Dalam
membangun sebuah bisnis berbasis internet, pelaku bisnis seringkali lupa
untuk memberi perhatian pada sumber pendapatan atau revenue stream dalam
rancang bangun sebuah model bisnis. Kesuksesan bisnis Alibaba tidak terlepas
dari penentuan sumber pendapatan yang jelas pula. Masing-masing unit bisnis
memiliki model yang berbeda sehingga perlu dirancang sumber pendapatan yang
sesuai. Untuk Taobao, Alibaba menawarkan value proposition sebagai perantara
yang bebas biaya. Karena itu, Alibaba tidak menarik pungutan atau biaya bagi
mereka yang ingin menawarkan produknya melalui Taobao.
Dengan
tawaran demikian, Taobao sukses merangkul para penjual berbondong-bondong
memenuhi situs dengan beragam produk. Value
proposition bebas biaya semacam ini untuk menarik minat para pengusaha
kecil di China sesuai karakteristik mereka. Taobo memiliki sumber pendapatan
yang lain. Dengan situs yang dibanjiri jutaan produk dari jutaan penjual,
Taobao menawarkan jasa iklan maupun jasa lain agar penawaran penjual tertentu
lebih menarik dibanding penjual lain. Tmall yang menyasar penjual dan
produsen yang lebih besar memiliki model yang berbeda.
TMall
menarik biaya deposit, biaya tahunan, dan komisi untuk setiap transaksi dari
masing-masing merchant. Dengan model bisnis yang jelas dan didesain secara
baik, Alibaba juga menjadi penyumbang terbesar pada industri pengiriman paket
kecil (parcel) di China. Alibaba
menyumbang lebih dari setengah dari industri pengiriman parcel di negara
tersebut. Segala kesuksesan dari bisnis Alibaba tersebut masih akan diikuti
pertumbuhan berikutnya. Dengan pengguna internet sebanyak 618 juta di negara
tersebut, Alibaba masih memiliki ruang untuk tumbuh.
Kesuksesan
bisnis Alibaba telah mengubah hidup salah satu pemiliknya, Jack Ma. Dengan
kerja keras mulai 1999, Jack Ma yang dulunya guru Bahasa Inggris di Kota
Hangzhou kini menjadi biliuner pemilik sebuah perusahaan teknologi yang
diakui dunia. Visi bisnis yang dilengkapi model bisnis dan didesain secara
utuh dan terukur dapat membawa pemilik bisnis seperti Jack Ma memiliki bisnis
yang menguntungkan dan berkelanjutan di tengah era digital seperti saat ini. ●
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar