|
Berita Sepekan BGN: Badan Gizi Para
Loyalis Prabowo Hussein Abri
Dongoran : Jurnalis Tempo |
TEMPO MINGGUAN, 26
Juli 2026
|
· Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mengusut
korupsi di Kebun Binatang Surabaya yang menyebabkan satwa kurus dan mati. · Kementerian Pertahanan membeli 12 jet
tempur Leonardo dari Italia. · Presiden Prabowo Subianto membentuk
Universitas Republik Indonesia yang dipimpin purnawirawan tentara. NANIK
Sudaryati Deyang mengundurkan diri dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional
(BGN). Ia memimpin lembaga yang menangani makan bergizi gratis itu hanya
selama satu setengah bulan. Nanik beralasan mundur sebagai Kepala BGN karena
masalah kesehatan. Nanik,
dalam unggahan di akun media sosial pribadinya, menyatakan bahwa Presiden
Prabowo Subianto menyetujui alasan pengunduran dirinya. Namun Nanik diminta
Prabowo tetap bertugas di BGN dalam struktur baru, yakni menjadi Ketua Dewan
Pengawas. “Saya tetap berjuang dan mendukung Pak Presiden yang berupaya keras
memperbaiki kehidupan rakyat Indonesia,” ujarnya pada Rabu, 22 Juli 2026. Setelah
Nanik mundur, Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN yang
baru. Sudaryono, kader Partai Gerindra, sebelumnya menjabat Wakil Menteri
Pertanian dalam Kabinet Merah Putih. Ia dilantik Prabowo di Istana Negara
beberapa jam setelah Nanik mengumumkan mundur dari posisi Kepala BGN. Sudaryono
mengaku tak memiliki dan mengelola dapur makan bergizi. “Saya tak punya dapur
dan keluarga saya juga tak ada yang punya dapur makan bergizi,” tutur
Sudaryono. Menurut
dia, program makan bergizi gratis memberi dampak ekonomi kepada masyarakat.
Para penerima manfaat program ini, kata Sudaryono, bukan hanya anak-anak,
melainkan juga para petani dan peternak. Menteri
Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memilih
Sudaryono karena ia turut membahas makan bergizi sejak berbentuk konsep
kebijakan. “Makan bergizi gratis tak lepas dari tugas beliau dengan mendukung
dan menopang sumber bahan pangan dan bahan baku,” ujarnya. ● Operasi
Tangkap Tangan KPK di Lombok Barat PENYIDIK
Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini
pada Senin, 20 Juli 2026, dalam sebuah operasi tangkap tangan. Ahmad Zaini
diduga menerima suap dan gratifikasi sebesar Rp 10,8 miliar dalam berbagai
proyek yang berjalan di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. “Yang bersangkutan
kini menjadi tersangka dan ditahan KPK,” ujar Pelaksana Tugas Direktur
Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein pada Selasa, 21 Juli 2026. KPK juga
menetapkan Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat Sudirman dan
Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument Alvonsus Gani sebagai tersangka
karena diduga memberikan suap dan gratifikasi kepada Ahmad Zaini. Ketiganya
tak menjawab pertanyaan wartawan ketika diperiksa di gedung KPK, Jakarta
Selatan. ● Korupsi
di Kebun Binatang Surabaya KEJAKSAAN
Tinggi Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Kebun Binatang Surabaya,
Choirul Anwar, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang merugikan negara
sebesar Rp 10,2 miliar. Kerugian itu berasal dari rasuah pengelolaan keuangan
Kebun Binatang Surabaya periode 2016-2024. “Choirul diduga menggunakan
anggaran perusahaan untuk pengeluaran yang tak sesuai,” ujar Asisten Tindak
Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Punia Atmaja pada Selasa, 21 Juli
2026. Punia
menjelaskan, korupsi yang dilakukan Choirul berdampak menurunnya kualitas
pengelolaan Kebun Binatang Surabaya, seperti satwa menjadi tak sehat, kurus,
bahkan mati karena tidak memperoleh pakan yang layak. Choirul kini ditahan
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. ● Indonesia
Beli Jet Tempur Leonardo PEMERINTAH
Indonesia meneken kontrak pembelian 12 unit jet tempur ringan multirole
Leonardo M-346F Block 20. “Demi memenuhi kebutuhan pelatihan pilot tingkat
lanjut dan mendukung kesiapan operasional,” ujar juru bicara Kementerian
Pertahanan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, pada Kamis, 23 Juli 2026. Leonardo
merupakan perusahaan penerbangan asal Italia. Kontrak pembelian jet tempur
itu diteken Leonardo dengan menggandeng mitra lokal, yakni PT ESystem
Solutions Indonesia. Satu skuadron pesawat tempur itu diperkirakan tiba dan
beroperasi pada 2030. Nilai kontrak pembelian pesawat ini tak dibuka kepada
publik, tapi Angkatan Udara Austria pernah membeli pesawat tempur Leonardo
dengan jumlah dan tipe yang sama seharga 1,5 miliar euro atau sekitar Rp 30
triliun. ● Pembentukan
Universitas Republik Indonesia PRESIDEN
Prabowo Subianto membentuk lembaga pendidikan baru bernama Universitas
Republik Indonesia. Prabowo menunjuk Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan
Taufanto serta guru besar Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi
Bandung, Yos Sunitiyoso, menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas
Republik Indonesia. “Presiden sangat peduli terhadap sumber daya manusia,”
ujar Donny di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Komisi X
Dewan Perwakilan Rakyat yang membidangi isu pendidikan mempertanyakan
transparansi pembentukan universitas baru tersebut. Wakil Ketua Komisi X Lalu
Hadrian Irfani menjelaskan bahwa komisinya belum pernah menerima informasi
dan membahas pembentukan Universitas Republik Indonesia. “Pemerintah wajib
membuktikan nilai tambah kampus itu,” katanya. ● Sumber :
https://www.tempo.co/politik/nanik-deyang-mundur-kepala-bgn-2278198 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar