|
Seberapa
Besar Kuasa Raffi Ahmad dalam Politik dan Bisnis Francisca Christy Rosana : Jurnalis Tempo |
TEMPO MINGGUAN, 09 Agustus 2026
|
· Raffi Ahmad ikut dalam proses seleksi
komisaris dan penentuan pimpinan lembaga negara. · Ia membantu mempromosikan program
pemerintahan Prabowo Subianto kepada khalayak lewat media sosial. · Raffi Ahmad mengklaim dekat dengan
keluarga Prabowo dan Joko Widodo sejak lama. JAMUAN
bersama Raffi Ahmad di restoran Sofia at The Gunawarman, Jakarta Selatan,
pada awal 2026 menjadi akhir kepemimpinan seorang direktur utama lembaga
negara yang dulu berbentuk perusahaan jawatan. Berbincang dengan Raffi yang
menjabat Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja
Seni, pemimpin perusahaan negara itu diminta mundur dari jabatan yang sudah
diembannya selama hampir enam tahun. Direktur
utama lembaga negara itu mempertanyakan alasan disuruh mundur kepada Raffi.
Menjawab pertanyaan tamunya, Raffi menyebutkan bahwa ia meneruskan pesan dari
seorang pejabat tinggi yang dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. “Saya
cuma utusan yang kerjanya diutus,” ujar Raffi tentang pertemuannya dengan
direktur utama lembaga negara itu dalam wawancara khusus dengan Tempo di
Senayan, Jakarta, pada Kamis, 6 Agustus 2026. Raffi
mengatakan ia bisa bertemu dengan menteri sampai direktur utama perusahaan
negara untuk menyampaikan pesan. “Saya enggak punya kewenangan untuk
menentukan jabatan itu lanjut atau tidak,” dia menambahkan. Dua
penyelenggara negara dan dua mantan bos perusahaan negara yang mengetahui
serta mendengar penuturan langsung dari direktur utama yang bertemu dengan
Raffi bercerita, Raffi turut menyodorkan dokumen pernyataan pengunduran diri.
Raffi meminta pemimpin lembaga negara tersebut meneken surat saat itu juga. Kata
empat narasumber itu, direktur utama lembaga tersebut akhirnya menandatangani
surat pengunduran diri di restoran Sofia. Setelah
bertemu dengan Raffi, menurut dua eks bos badan usaha milik negara, direktur
utama lembaga negara tersebut menghubungi saudara kandung Presiden Prabowo.
Dari kerabat Prabowo inilah sang direktur utama mendengar kabar ada kasus
yang tengah mengintainya di sebuah lembaga penegak hukum. Perkara itu, tutur
dua narasumber yang sama, berpotensi menggelinding terus jika sang direktur
utama bertahan di posisinya. Jabatan yang ditinggalkannya belakangan diisi
kerabat Raffi. Raffi
menjelaskan perannya dalam percakapan dengan direktur utama lembaga negara
itu sebagai jembatan komunikasi. “Jika memang mereka merasa benar, silakan dilanjutkan,”
ujar selebritas yang harta kekayaannya mencapai Rp 1 triliun itu. Dua
anggota Kabinet Merah Putih dan dua pejabat di perusahaan milik negara
bercerita, Raffi merupakan salah satu jembatan komunikasi dengan Wakil Ketua
Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco
Ahmad. Seorang menteri bercerita, ia pernah mendatangi ruang kerja Dasco
bersama Raffi. Raffi
menuturkan, dia mengenal Dasco sejak masih aktif di dunia hiburan. Menurut
dia, ada orang-orang yang acap menitipkan salam kepada Dasco melalui dirinya.
Jika Dasco berkenan ditemui, Raffi meminta izin kepada Dasco untuk memberikan
nomor telepon sekretaris pribadi yang mengatur jadwal pertemuan. “Sebatas itu
saja peran saya,” tutur Raffi, yang mengaku pernah dipanggil Dasco untuk
bertemu pada pukul 02.00. Dimintai
tanggapan pada Jumat, 10 Juli 2026, Dasco membantah kabar bahwa banyak
pejabat ingin bertemu dengannya melalui Raffi. “Saya tidak berurusan dengan
BUMN,” kata Dasco lewat pesan suara. Peran
Raffi tak sekadar membawa pesan pejabat tinggi pemerintah. Seorang pejabat
tinggi BUMN dan mantan direktur utama perusahaan negara bercerita, Raffi ikut
membantu Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata
Nusantara atau Danantara, Dony Oskaria, dalam menjaring calon komisaris BUMN.
Dony masih berkerabat dengan Raffi melalui istrinya, Nagita Slavina. Seorang
mantan direktur utama BUMN mengaku pernah dihubungi Raffi setelah masa
jabatannya berakhir. Menurut dia, Raffi menawarinya menjabat posisi komisaris
utama di sebuah korporasi negara yang menangani sektor transportasi dan
pariwisata. Mantan
direktur utama di perusahaan BUMN itu menolak tawaran Raffi karena valuasi
calon perusahaan tersebut lebih rendah daripada BUMN yang pernah ia pimpin.
Raffi meminta mantan direktur utama cum calon komisaris itu memikirkan ulang
keputusan menolak jabatan baru tersebut. Kursi
komisaris BUMN belakangan dikaitkan dengan Raffi setelah publik mengungkap
profil dua komisaris BUMN. Mereka adalah Mufli Budi Ananda, kolega Raffi,
serta Barry Tamin, adik ipar Raffi dari jalur kekerabatan Nagita. Mufli
menjabat Komisaris PT Krakatau Posco, sedangkan Barry merupakan Komisaris
Independen PT Sarinah. Seorang
pejabat teras Partai Gerindra bercerita, Mufli dan Barry diangkat sebagai
komisaris karena turut membantu pemenangan Prabowo Subianto dan Gibran
Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden 2024. Petinggi Partai Gerindra ini
kemudian menyorongkan nama Mufli dan Barry kepada Dony Oskaria pada akhir
2024. Menurut narasumber ini, Raffi mengetahui bahwa dua orang dekatnya
terpilih menjadi komisaris. Raffi
membantah ikut cawe-cawe dalam pengisian kursi komisaris BUMN. Dia mengklaim
hanya membukakan akses jika ada seseorang yang membutuhkan nomor telepon
penyelenggara negara yang ia kenal. “Seolah-olah saya makelar jabatan,”
tuturnya. Raffi
mengklaim kabar soal komisaris itu berembus dan digoreng di publik karena ia
hendak menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering atau
IPO) PT RANS Entertainment Indonesia Tbk. “Saya enggak pernah cawe-cawe apa
pun,” kata Raffi, yang populer di media sosial sebagai Sultan Andara—merujuk
pada kompleks rumahnya di Cinere, Depok, Jawa Barat. Chief
Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengatakan ada seleksi yang ketat
dalam penjaringan anggota direksi dan komisaris BUMN. Semua kandidat harus
lolos asesmen kompetensi dasar, seleksi wawancara, dan pelacakan profil oleh
lembaga telik sandi. “Seleksinya transparan dan berlapis,” ujar Dony lewat
jawaban tertulis pada Jumat, 10 Juli 2026. Meski
demikian, Dony mengatakan Danantara menerima usulan nama calon komisaris dari
berbagai kalangan, termasuk politikus dan perwakilan pemerintah. Danantara,
kata Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN itu, menimbang keberagaman kandidat
dan kebutuhan organisasi. Danantara
tengah mereviu latar belakang komisaris yang diduga terafiliasi dengan Raffi.
Kolega Rosan Perkasa Roeslani, kini CEO Danantara, mengatakan Rosan telah
mengidentifikasi setidaknya ada enam pejabat yang ditengarai terhubung dengan
Raffi. Posisi mereka, menurut narasumber ini, akan ditinjau ulang oleh para
eksekutif Danantara. Rosan
tak menanggapi permintaan wawancara hingga Sabtu, 8 Agustus 2026. Sementara
itu, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf mengaku bahwa urusan sumber daya
manusia di perusahaan negara merupakan kewenangan Wakil Kepala BP BUMN lain,
Tedi Bharata. “Saya kurang mengerti,” tutur Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa
Islam Indonesia 2014-2016 itu. Peran
Raffi di BUMN terlacak sejak beberapa tahun lalu. Ia, misalnya, hadir dalam
rapat-rapat terbatas antara Kementerian BUMN dan Komisi VI DPR di ruang
pimpinan DPR, Senayan, Jakarta. Foto Raffi yang berdampingan dengan Dony
Oskaria itu beredar di media sosial. Pertemuan itu berlangsung di tengah
pembahasan revisi Undang-Undang BUMN pada tahun lalu. Malang
melintang di bidang pengelolaan perusahaan negara, Raffi mengatakan tak punya
konflik kepentingan. “Saya berada di posisi non-struktural pemerintah,”
ujarnya. ●●● PERAN
Raffi Ahmad juga terlacak di kementerian dan lembaga. Sejumlah menteri dan
pemimpin lembaga negara mengatakan pernah mengundang dan menggandeng Raffi
untuk mempromosikan program kerja kementerian. Salah satunya Menteri Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman. Maman,
politikus Partai Golkar, mengaku sudah bekerja sama dengan selebritas asal
Bandung, Jawa Barat, itu sebanyak empat kali. Maman meminta Raffi
mengkampanyekan program pemberdayaan usaha mikro. “Rekomendasi dari Raffi
membuat pengusaha mikro dan kecil bisa memasukkan produknya ke jaringan
retail,” kata Maman saat dihubungi Tempo pada Senin, 6 Juli 2026. Maman
menyatakan tertarik bekerja sama dengan Raffi karena profilnya sebagai
pemengaruh dan selebritas. Dengan 75 juta pengikut di media sosial Instagram,
Raffi bisa mempromosikan produk dengan mudah dan cepat. Maman kini tengah
meminta Raffi memperkenalkan skema pembiayaan untuk usaha mikro dan kecil
bagi pengusaha pemula. Kementerian
Kelautan dan Perikanan juga menggaet Raffi sebagai pemengaruh. Kementerian
ini mengundang Raffi dalam acara budi daya ikan nila di Karawang, Jawa Barat,
pada November 2025. Raffi
mengajak selebritas Angling Gading Gumilang alias Gading Marten dan Nazril
Irham alias Ariel Noah mendengungkan program itu di media sosial. Raffi
mengklaim tak mendapat honorarium dan membiayai sendiri perjalanannya ke
berbagai daerah ketika membantu kementerian. “Saya nombok,” ujar Raffi. Perbantuan
Raffi ke kementerian itu merupakan perintah Presiden Prabowo Subianto. Raffi
bercerita, Presiden menginstruksikan dia agar turut menyukseskan pemerintahan
Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, antara lain dengan mengatasi
hambatan komunikasi pemerintah dan mendiseminasikan capaian kerja. Raffi
melaporkan semua kegiatannya kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
dan Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya. “Sebulan sekali
bertemu,” tuturnya. Ia
nyaris masuk kabinet ketika Prabowo melakukan reshuffle pada September 2025.
Seorang anggota Kabinet Merah Putih, seorang mantan menteri, dan petinggi
Partai Gerindra yang dekat dengan Prabowo menuturkan, Presiden hendak
menunjuk Raffi menggantikan Ario Bimo Nandito Ariotedjo alias Dito Ariotedjo
sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Dito waktu itu dikaitkan dengan kasus
korupsi kuota haji di Kementerian Agama yang menyeret ayah mertuanya, Fuad
Hasan Masyhur. Tiga
narasumber yang dekat dengan Raffi itu bercerita, Presiden mencari keberadaan
Raffi di Jakarta ketika menjelang tenggat pemilihan menteri. Raffi rupanya
berada di Singapura untuk mengantar anggota keluarganya berobat. Melalui
sambungan telepon, Prabowo meminta Raffi masuk kabinet. Raffi meminta waktu
untuk menimbang penugasan dari Presiden karena ia tengah merawat anggota
keluarga batihnya. Mendengar alasan Raffi, Prabowo meminta pembawa acara itu
berfokus pada pemulihan anggota keluarganya. Tiga
kolega Raffi mengungkapkan, suami Nagita Slavina itu sebetulnya ragu menjadi
pejabat publik yang memegang anggaran. Kata para narasumber tersebut, Raffi
waswas terhadap risiko hukum atau maladministrasi di masa depan. Raffi
menyebutkan tak pernah menolak permintaan Presiden. Ia mengaku hanya
mendengar bisik-bisik bahwa Presiden hendak memilihnya sebagai salah satu
menteri di Kabinet Merah Putih. “Saya memang di luar negeri pada waktu itu,”
ujarnya. ●●● MEMBANTU
pemerintahan Prabowo Subianto, Raffi Ahmad telah punya relasi panjang dengan
keluarga mantan Menteri Pertahanan itu. Ayah Raffi pernah bekerja bersama
anak Soeharto, Bambang Trihatmodjo. Sedangkan Prabowo pernah menikah dengan
adik Bambang, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Raffi
merawat hubungan dengan kerabat Prabowo tersebut. Ia mengklaim berkawan akrab
dengan Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo alias Didit, anak semata wayang
Prabowo dan Titiek. “Saya juga dekat dengan kemenakan Pak Prabowo,” kata
Raffi. Raffi
mengenal lingkaran inti Partai Gerindra setelah berelasi dengan keluarga
Prabowo. Salah seorang pejabat partai yang pertama kali dikenal Raffi adalah
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Dasco
pernah menawari Raffi masuk partai berlambang kepala burung garuda itu. Namun
Raffi menolak dengan alasan masih ingin meniti karier di dunia hiburan.
Dimintai tanggapan mengenai hubungannya dengan Raffi, Dasco irit bicara. “Dia
anak yang baik,” tutur Wakil Ketua DPR itu pada Kamis, 6 Agustus 2026. Hubungan
Raffi dengan Prabowo dan Partai Gerindra seperti kereta luncur, naik-turun,
karena perbedaan pilihan politik dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017
dan pemilihan presiden 2019. Dalam pemilihan Gubernur Jakarta, Raffi berada
satu kapal dengan Prabowo menyokong Anies Baswedan. Dua tahun kemudian, Raffi
berseberangan dengan Prabowo karena mendukung Joko Widodo dalam pemilihan
presiden. Raffi
dan Prabowo terhubung lagi setahun menjelang pemilihan presiden 2024. Raffi
bercerita, ajudan Menteri Pertahanan yang kini menjadi Sekretaris Kabinet,
Teddy Indra Wijaya, menyampaikan undangan santap siang bersama Prabowo. Prabowo
baru mengutarakan tujuan mengundang Raffi setelah acara makan siang ditutup.
Sembari minum kopi, Prabowo menyampaikan bahwa ia sedang bersiap mengikuti
pemilihan presiden 2024. Prabowo meminta pendapat Raffi sebagai generasi muda
tentang pasangan yang cocok mendampinginya dalam merebut basis anak muda.
Prabowo menyebut dua nama. “Saya memberi pandangan kalau dengan calon A
seperti ini, kalau kandidat B akan begitu,” ujar Raffi. Dua eks
anggota tim kampanye Prabowo bercerita, jamuan makan siang itu adalah
penjajakan awal Raffi untuk mendukung Ketua Umum Partai Gerindra tersebut
dalam pemilihan presiden 2024. Raffi bertugas memoles citra Prabowo agar
lebih dekat dan dikenal anak-anak muda. “Raffi juga bertanggung jawab
menggaet selebritas dan pemengaruh lain,” kata Aminuddin Ma’ruf, Wakil Kepala
Badan Pengaturan BUMN yang dulu menjadi Wakil Sekretaris Tim Kampanye
Nasional Prabowo-Gibran. Aminuddin
yang mengatur jadwal Raffi selama kampanye, termasuk titik-titik kunjungan
bagi mantan pembawa acara musik Dahsyat itu. Dalam
hal menggandeng pemengaruh, Raffi mengajak puluhan selebritas. Ada yang
bergabung secara sukarela mendukung Prabowo, ada juga yang mendapat bayaran
secara profesional. Raffi enggan mengungkapkan honorarium bagi artis
pendukung Prabowo, tapi ia memastikan jumlahnya tak lebih dari belasan miliar
rupiah. “Ada yang minta Rp 20 miliar, kami tak sanggup,” tuturnya. Tak cuma
di panggung politik nasional, peran Raffi juga ada dalam kancah politik
lokal. Dua politikus dari partai koalisi pendukung Prabowo menuturkan, Raffi
ikut menjaring kandidat kepala daerah, khususnya di Jawa Barat dan Banten.
Menurut narasumber itu, ada ketua umum partai yang meminta rekomendasi Raffi
mengenai artis yang bisa dipinang menjadi calon bupati atau wali kota. Raffi
mengatakan ia tak pernah menyorongkan calon kepala daerah. “Kalau ada yang
minta tolong, saya hanya membantu,” ujar Raffi. Dalam
pemilihan kepala daerah 2024, Raffi mendapat penugasan resmi dari Ketua
Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sebagai ketua tim pemenangan
pasangan Andra Soni dan Achmad Dimyati Natakusumah. Partai pendukung utama
Andra-Dimyati adalah Partai Gerindra. Raffi
menyatakan ia diminta mengkampanyekan pasangan Andra-Dimyati kepada kalangan
anak muda dengan menggandeng pemengaruh. Pasangan itu mengalahkan Airin
Rachmi Diany, yang nyaris selalu unggul dalam berbagai jajak pendapat sebelum
pencoblosan dilakukan. Pergaulan
Raffi dengan ring 1 Istana bukan hanya dengan Prabowo. Ia juga dekat dengan
keluarga Joko Widodo. Relasi itu bermula dari perhelatan Asian Games dan
Asian Para Games 2018 di Jakarta. Di tengah acara, istri Jokowi, Iriana
Widodo, meminta swafoto bersama Raffi. “Ibu Iriana ngefans kepada saya,” kata
Raffi. Di akhir
masa jabatan Jokowi, Raffi mendapat tugas mempromosikan Ibu Kota Nusantara di
Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Raffi naik sepeda motor bersama Jokowi
untuk meresmikan Jembatan Pulau Balang. Menurut Raffi, acara naik motor itu
adalah janjinya kepada Jokowi di ujung masa pemerintahan. “Semula saya mau mengajak
teman artis yang lain,” tutur Raffi. Keterlibatan
Raff dalam promosi IKN diatur oleh mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi
Kreatif, Wishnutama Kusubandio. Acara Raffi dan Jokowi melintasi jalan tol
dengan motor gede merupakan bagian dari acara promosi IKN menjelang upacara
hari ulang tahun Republik Indonesia ke-79. Wishnutama yang mengatur acara
peringatan kemerdekaan itu. Wishnutama
mengatakan ia membantu menyiapkan fasilitas di ibu kota baru. “Fasilitasnya
masih serba terbatas,” kata pendiri NET TV itu saat dihubungi pada Selasa, 4
Agustus 2026. Kedekatan
Raffi dengan Jokowi dan keluarganya berlangsung hingga kini. Raffi mengaku
punya jadwal rutin bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,
putra sulung Jokowi. Sebagai utusan khusus presiden, Raffi menyebutkan
tugasnya sekaligus membantu program-program wakil presiden. “Saya juga sering
salat Jumat bareng Mas Gibran,” ujar Raffi. ● Sumber :
https://www.tempo.co/politik/jaringan-politk-bisnis-raffi-ahmad-2280951 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar