Sejak disampaikan dalam acara Konvensi Rakyat (24/2/2019), Kartu Pra-Kerja—bisa dikatakan—adalah kartu yang paling kontroversial daripada tiga kartu sakti Presiden Joko Widodo. Selain baru dan mencapai 2 juta penerima, juga ada insentif pasca-pelatihan—yang sering disalahartikan sebagai menggaji penganggur.