Senin, 10 Agustus 2026

 

Raffi Ahmad Sang Pembawa Pesan Kekuasaan

Raymundus Rikang :  Jurnalis Tempo

TEMPO MINGGUAN, 09 Agustus 2026

 

 

                                                           

·      Selebritas yang masuk partai untuk menjadi calon anggota DPR dan kepala daerah sudah lazim.

 

·      Raffi Ahmad mengaku enggan masuk partai, tapi ia punya jaringan politik dan bisnis dengan pejabat tinggi serta taipan.

 

·      Lebih dari sepuluh narasumber bercerita tentang kiprah Raffi di arena politik dan bisnis.

 

ARTIS yang melompat dari panggung hiburan ke arena politik dengan menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat, bupati, wali kota, dan bahkan gubernur sudah sering kita jumpai. Dengan basis penggemar dan popularitas, mereka berpotensi menjadi pendulang suara ketika pemilihan umum berlangsung.

 

Namun, ketika membicarakan kiprah politik Raffi Ahmad , saya cenderung tak mengelompokkan pejabat dengan harta kekayaan menyentuh Rp 1 triliun itu ke dalam himpunan selebritas yang pertama. Dilantik menjadi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni oleh Presiden Prabowo Subianto, Raffi menjalankan peran yang unik.

 

Ia acap membawa pesan dari seorang penyelenggara negara yang dekat dengan Presiden Prabowo kepada pejabat negara lain. Liputan tim Desk Politik yang dikoordinasi Redaktur Tempo Francisca Christy Rosana, misalnya, mendapat cerita dari empat narasumber yang berlatar belakang petinggi badan usaha milik negara dan pejabat tinggi pemerintah bahwa Raffi pernah meminta seorang direktur utama perusahaan pemerintah untuk mundur. Raffi juga pernah menawari seorang mantan direktur utama BUMN menduduki jabatan komisaris utama.

 

Raffi mengaku bahwa ia hanya utusan yang diminta bertemu dengan sejumlah pejabat. Pendiri perusahaan PT RANS Entertainment Indonesia Tbk itu juga menampik tudingan cawe-cawe dalam penentuan pejabat BUMN. Justru di sinilah letak keunikan peran Raffi dalam politik Indonesia hari ini.

 

Sebagai Utusan Khusus Presiden, ia tak memproduksi kebijakan, tak berkompetisi memperebutkan kekuasaan elektoral, atau tak menjalankan fungsi birokrasi seperti menteri dalam Kabinet Merah Putih. Modalnya hanya popularitas yang memungkinkan Raffi masuk ke ruang-ruang elite politik dan menjadi “jembatan” bagi pejabat—peran yang ia akui sendiri dalam wawancara khusus dengan jurnalis Tempo di Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 6 Agustus 2026.

 

Dengan perspektif politik tersebut, Raffi boleh disebut sebagai selebritas pembawa pesan. Ia merupakan individu yang mendapat posisi institusional untuk menjembatani penguasa dengan publik dengan model ketenaran. Ditambah dengan puluhan juta pengikut di media sosial, Raffi adalah mesin komunikasi penguasa yang paling efektif.

 

Mekanisme “jembatan” yang sama juga bekerja dalam praktik bisnis Raffi. Ia belum lama ini membawa perusahaannya, PT RANS, melantai di bursa. Dalam penawaran umum perdana saham itu, pengusaha tambang asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Isam; Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Dony Oskaria; serta Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia sekaligus anak mantan presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, ikut ambil bagian.

 

Cerita mengenai jaringan politik-bisnis dari Raffi ini kami kumpulkan dalam tiga pekan. Tim Desk Politik menemui lebih dari sepuluh narasumber untuk menggali cerita mengenai kiprah politik dan bisnis selebritas asal Bandung, Jawa Barat, tersebut. Narasumber kami merupakan menteri, penyelenggara negara, pengurus partai pendukung Prabowo, petinggi Danantara, hingga mantan bos badan usaha milik negara.

 

Dari mereka, kami menyajikan liputan mengenai tentakel politik dan bisnis Raffi dalam artikel berjudul “Seberapa Besar Kuasa Raffi Ahmad dalam Politik dan Bisnis ”. Kami juga menuliskan bisnis Raffi dengan para konglomerat dan pejabat dalam laporan berjudul “Bagaimana Bisnis Raffi Ahmad Terhubung dengan Haji Isam ” serta kiprah kerabat Raffi di dunia politik dalam tulisan berjudul “Magnet Keluarga Raffi Ahmad Pendulang Suara Partai ”.

 

Sumber :  https://www.tempo.co/politik/raffi-ahmad-pembawa-pesan-prabowo-2280981

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar