Senin, 10 Agustus 2026

 

Buka-bukaan Raffi Ahmad

Friski Riana :  Jurnalis Tempo

TEMPO MINGGUAN, 09 Agustus 2026

 

 

                                                           

·      Dulu Raffi Ahmad dikenal sebagai presenter acara televisi yang berusaha tampil ngocol.

 

·      Ia kini menjadi triliuner yang berada di lingkaran kekuasaan Presiden Prabowo.

 

·      Dalam wawancara ini Raffi menjawab berbagai tudingan, seperti melakukan pencucian uang dan menjadi makelar jabatan.

 

SEWAKTU masih menjadi pegawai di sebuah media televisi pada 2013, saya selalu bersemangat tiap kali berangkat kerja. Sebagai reporter olahraga dengan jam kerja cukup fleksibel, saya lebih sering sampai di kantor pukul 8 pagi. Padahal teman lain biasa datang menjelang tengah hari.

 

Bukan saya rajin atau mau naik pangkat dengan cepat. Motivasi saya saat itu cuma kepengen menonton syuting program musik Dahsyat yang dipandu Raffi Ahmad bersama Ayu Dewi dan Denny Cagur. Kebetulan tempat saya bekerja itu satu gedung dengan studio Dahsyat. Di ruang kerja saya di lantai 2, ada sebuah jendela kaca pemisah yang menghadap ke studio tersebut.

 

Tempat itu menjadi spot favorit saya menyaksikan penampilan musikus yang menjadi bintang tamu. Kayak nonton konser gratis, gitu. Dari situ saya juga bisa melihat para penonton Dahsyat menyerukan yel-yel nye-nye-nye, eh la-la-la, ye-ye-ye. Sering kali mereka sambil berjoget dengan gerakan seperti mencuci baju.

 

Kesenangan itu hanya berjalan dua tahun. Saya resign, lalu bekerja di Tempo. Sejak saat itu pula, saya hampir tak pernah ketemu dengan artis. Kalaupun berjumpa, itu pasti karena mereka terjun ke dunia politik atau diundang politikus—kategori narasumber yang lebih sering saya temui selama sebelas tahun bekerja di Tempo.

 

Pada Kamis, 6 Agustus 2026, saya kembali berjumpa dengan Raffi Ahmad. Bukan dari kejauhan seperti sebelumnya, melainkan di depan muka saya persis. Bersama jurnalis Desk Nasional Tempo, Francisca Christy Rosana, Hussein Abri Dongoran, dan Daniel Ahmad Fajri, saya mewawancarai pendiri RANS Entertainment itu.

 

Raffi sekarang bukan hanya artis. Ia pengusaha dengan aset setidaknya senilai Rp 1 triliun. Raffi pun berada di lingkaran Presiden Prabowo Subianto . Sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, ia berelasi dengan banyak petinggi negara dan tokoh politik. Mirip dengan saya. Bedanya, saya masih tetap wartawan dengan kekayaan secukupnya, ha-ha-ha....

 

Sosok Raffi Ahmad memang tak pernah lepas dari sorotan kamera dan mata publik. Gaya hidup hingga percintaannya selalu menjadi perbincangan. Sekarang, publik menyoroti bisnis dan relasinya dengan penguasa. Ia, misalnya, dituding terlibat dalam pencucian uang. Anggota keluarga dan kerabatnya kini menjadi pejabat daerah dan komisaris badan usaha milik negara.

 

Selama sekitar dua jam, Raffi Ahmad menjawab berbagai pertanyaan kami. Ia menceritakan awal mula terjun ke dunia politik. Raffi pun menjawab tudingan bahwa ia menjadi makelar jabatan dan melakukan pencucian uang. Meski pertanyaannya galak-galak, ia menjawab dengan rileks dan sering ngebanyol. Ia bahkan berseloroh mau mengakuisisi usaha laundry betulan.

 

Anda bisa menikmati wawancara kami bersama Raffi dalam artikel berjudul “Raffi Ahmad: Makelar dari Mana? Saya Hanya Menghubungkan… ” Selamat membaca. Oh ya, saya bukan pengikut Raffi Ahmad. Saya follower Cipunk, anak keduanya.

 

Sumber :  https://www.tempo.co/wawancara/wawancara-raffi-ahmad-pembawa-pesan-kekuasaan-2280979

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar