Pidato pertama Nadiem Makarim menjelaskan keterpilihannya sebagai Mendikbud karena ia dinilai lebih mengerti tentang masa depan.
Kini publik sedang bertanya dan berpikir keras, benarkah klaim itu?
Nadiem adalah menteri milenial yang berposisi paling dekat dengan bidang permainan masa depan. Bahkan, sebelum dilantik, ia salah seorang pemain yang memenangi  pertandingan. Di dalam konteks permainan itu, sebagian besar dari kita adalah penonton yang hanya bisa meneriakkan masa depan dari pinggir lapangan. Tak termungkiri bahwa jiwa apalagi raga ini tetap terbelenggu mantra-mantra masa lalu.