|
Rencana
Purbaya Setelah Tak Jadi Menteri Keuangan Fery Firmansyah
: Jurnalis Tempo |
TEMPO MINGGUAN, 20 September 2026
|
· Purbaya Yudhi Sadewa mengunggah konten
di media sosial yang ditonton 11 juta kali dan menuai 74.500 komentar. · Purbaya mengaku merasa hendak
diberhentikan dari jabatannya karena beberapa sebab. · Memancing menjadi salah satu rencana
kegiatan Purbaya setelah tak lagi sibuk sebagai pejabat negara. BEBERAPA
jam setelah dicopot dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin, 14 September
2026, Purbaya Yudhi Sadewa mengunggah satu kalimat di media sosial TikTok.
"Udah siap belum," demikian dia menulis takarir disertai emoji
tertawa. Warganet
pun menyerbu unggahan tersebut dengan aneka komentar. Ada yang
terang-terangan menuduh Purbaya akan mengacak-acak satu lembaga di bawah
Kementerian Keuangan, ada juga yang menyebutkan bakal ada kejutan baru.
Bahkan ada yang berseloroh bahwa Purbaya hendak mencalonkan diri dalam
pemilihan presiden 2029 bersama salah satu kepala daerah. Hingga Selasa
malam, 15 September 2026, unggahan itu telah ditonton 11 juta kali dan menuai
74.500 komentar. Pemberhentian
Purbaya yang cukup mendadak mengundang pertanyaan publik. Tempo mendapatkan
sejumlah informasi bahwa "pemecatan" Purbaya berhubungan dengan
beberapa kebijakan kontroversialnya, antara lain pemberhentian sejumlah
pejabat eselon I dan eselon II serta mutasi ratusan staf berbagai lembaga,
termasuk Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Informasi
lain menyebutkan Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya setelah muncul
perdebatan mengenai pengelolaan dividen badan usaha milik negara dan
penahanan restitusi pajak pengusaha. Jurnalis
Tempo, Caesar Akbar dan Ilona Esterina Piri, meminta tanggapan Purbaya
mengenai informasi-informasi tersebut setelah dia menghadiri acara
serah-terima jabatan di gedung Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada
Selasa, 15 September 2026. Berikut ini petikan hasil wawancara cegat bersama sejumlah
jurnalis lain. Apa yang
Anda rasakan setelah tidak lagi menjabat menteri? Ya,
sudah happy, bebas. Nanti malam saya bisa tidur tenang. Semalam masih
mikir-mikir, jadi agak susah tidur. Tapi saya yakin besok sudah tenang, aman. Siapa
yang menelepon Anda (saat sedang mengikuti rapat dengan Dewan Perwakilan
Daerah)? Pak
Prasetyo (Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi). Anda
sudah tahu ketika itu akan diberhentikan? Baru
diberi tahu waktu itu. Anda
sudah merasa akan diberhentikan Presiden? Feeling,
sih, enggak ada. Cuma, itung-itungan saya, ya, mungkin 50 : 50 kansnya. Tapi
itu hak prerogatif Presiden. Mesti tanya kepada Presiden. Benarkah
pemberhentian ini berhubungan dengan rencana Anda memindahkan ratusan
pegawai, termasuk pejabat, Kementerian Keuangan? Sebagian
ada. Tapi, sekali lagi, itu hak prerogatif Presiden. Kita ikuti saja. Benarkah
Anda sempat berdiskusi dengan Presiden soal ini sebelum Presiden berangkat ke
India pekan lalu? Benar
ada diskusi, tapi masalah lain. Apakah pemberhentian
ini juga berhubungan dengan kebijakan Anda? Enggak
ada. Saya, kan, mengikuti semua kebijakan Presiden. Aman, lah, itu. Apakah
perombakan jajaran pejabat Kementerian Keuangan tetap berlaku setelah Anda
tak lagi menjadi menteri? Saya
tidak tahu. Tergantung menteri yang baru. Seharusnya berlaku. Tapi, kan, bisa
diubah lagi. Suka-suka menteri, lah. Apakah
ada hubungannya dengan rencana meminta kembali dividen BUMN dari Danantara
dan menahan restitusi pajak? Enggak
ada. Ini hak prerogatif Presiden. Benarkah
pemberhentian ini berhubungan dengan usulan Anda memberhentikan dua direktur
jenderal (pajak serta bea dan cukai)? Enggak
ada. Yang jelas, itu hak prerogatif Presiden. Beliau yang memutuskan. Setahun
sudah cukup. Mungkin sewaktu tanda tangan dulu kontraknya setahun. Ya, kita
ikuti saja. Apakah
Anda puas atas hasil kerja selama setahun menjabat? Paling
tidak lumayan, sudah menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi di atas 5 persen,
bahkan sempat 5,61 persen sebelum ada gangguan. Apa
pesan Anda kepada pengganti Anda? Tidak
ada. Dia, kan, sudah jago. Jalankan saja sesuai dengan keahlian dia. Unggahan
Anda di salah satu media sosial viral. Apakah Anda bermaksud memberi
pesan.... Enggak,
lah. Kalau sudah pensiun, ya, sudah. Setelah
melepas jabatan, apa yang akan Anda lakukan? Pulang,
mancing di belakang rumah. Saya ada kolam di belakang rumah, jadi bisa
mancing sambil melamun, kenapa dipecat gitu (tertawa). Setelah
diganti, Anda bisa tidur lebih nyenyak.... Mudah-mudahan
seperti itu ke depannya. Soalnya semalam masih susah tidur dan sebal juga
tuh. Sekarang sudah lumayan. Bisa
sebal juga? Ya, kan,
gue juga orang. ● Sumber :
https://www.tempo.co/ekonomi/purbaya-yudhi-sadewa-setelah-menteri-keuangan-2288042 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar