|
Cerita
Pak Menteri yang Kehilangan Kursi Fery Firmansyah
: Jurnalis Tempo |
TEMPO MINGGUAN, 20 September 2026
|
· Peristiwa yang menimpa Purbaya pernah
terjadi pada Menteri Keuangan di era Gus Dur. · Kericuhan akibat pergeseran jabatan dan
mutasi di Kementerian Keuangan menjadi penyebab terdepaknya Purbaya. · Ada cerita soal hubungan antara Purbaya
dan Suahasil Nazara yang ditunjuk Prabowo sebagai Menteri Keuangan. SEORANG
dosen senior berceloteh ketika melihat tayangan di televisi soal penggantian
Menteri Keuangan. Menurut dia, kejadian yang menimpa Purbaya Yudhi Sadewa
pernah terjadi 25 tahun lalu, tepatnya pada era pemerintahan Abdurrahman
Wahid alias Gus Dur. Mendengar
ucapannya, saya hanya bisa manggut-manggut. Lagi pula, ketika peristiwa itu
terjadi, saya masih nongkrong di kampus, menyelesaikan tugas studi master di
Universitas Gadjah Mada di Jakarta. Saya hanya samar-samar menerima
informasi, itu pun kebanyakan bukan berita politik atau ekonomi. Peristiwa
yang terjadi pada Senin, 14 September 2026, memang cukup dramatis. Publik
bisa melihat bagaimana Purbaya dilengserkan dari kursi Menteri Keuangan
ketika dia masih bekerja. Ketika itu Purbaya sedang mengikuti rapat bersama
Komite IV Dewan Perwakilan Daerah membahas Rancangan Undang-Undang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara 2027 dan Nota Keuangan. Di
tengah tanya-jawab, Ketua Komite IV DPD Ahmad Nawardi memotong penjelasan
Purbaya. Nawardi, mantan jurnalis Tempo, mengingatkan Purbaya soal panggilan
telepon penting dari Istana yang harus dia jawab. Purbaya
lantas mengecek teleponnya seraya meminta sidang diskors dan dia ke luar
ruangan. Di sini kehebohan dimulai. Sebab, setelah itu semua orang mengetahui
Purbaya baru saja kehilangan jabatan. Nah,
momen ini, menurut senior yang saya singgung di awal tulisan, persis dengan
apa yang terjadi pada Menteri Keuangan era Gus Dur, Prijadi Praptosuhardjo.
Saya lantas memeriksa arsip Tempo dan menemukan cerita bahwa Prijadi
“dipecat” Gus Dur pada 12 Juni 2001 ketika sedang mengikuti rapat bersama
Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat membahas revisi APBN. Gus Dur
kemudian menunjuk Rizal Ramli, yang ketika itu menjabat Menteri Koordinator
Perekonomian, sebagai pengganti Prijadi. Berbeda
dengan Prijadi yang digantikan menteri koordinator, Purbaya harus menyerahkan
kursi kepada wakilnya, Suahasil Nazara. Kami mengenal Suahasil sebagai
akademikus yang di kemudian hari menjadi birokrat. Bertahun-tahun menjadi
dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, pria yang lahir pada
23 November 1970 ini sempat ditunjuk menjadi koordinator kebijakan di Tim
Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan atau TNP2K pada 2010. Dari
sana, Suahasil lantas masuk ke jajaran pejabat tinggi Kementerian Keuangan. Soal
Suahasil dan Purbaya, kami banyak mendapatkan cerita menarik. Yang terbaru
adalah cerita pada sepekan sebelum penggantian Menteri Keuangan. Ketika itu
kami memperoleh informasi soal huru-hara di Kementerian Keuangan lantaran
Purbaya mendadak melakukan rotasi pejabat dan mutasi besar-besaran. Ada
ratusan orang yang tiba-tiba harus pindah kantor, banyak di antaranya yang ke
luar Jawa. Di tengah situasi panas, Suahasil tampil sebagai “pemadam
kebakaran”. Menurut
sejumlah kawan di Lapangan Banteng, sebutan untuk kantor Kementerian
Keuangan, keributan ini yang menjadi salah satu pemicu pencopotan jabatan
Purbaya. Purbaya pun mengakui soal ini dalam wawancara dengan sejumlah
jurnalis setelah acara serah-terima jabatan dengan Suahasil. Informasi
lain yang muncul seputar penyebab penggantian Purbaya sebetulnya sudah kami
tuangkan dalam edisi 14-19 September dengan judul “Manuver Purbaya Menambal
Defisit Anggaran”. Dalam edisi tersebut, kami menuangkan laporan soal
upaya-upaya Purbaya untuk menjaga defisit anggaran agar tak lebih dari 3
persen produk domestik bruto. Sekilas
upaya itu positif, tapi cara yang dia lakukan menuai kontroversi. Misalnya
menahan restitusi pajak, menahan dana bagi hasil daerah, hingga berebut
dividen badan usaha milik negara dengan Badan Pengelola Investasi Danantara.
Anda bisa membaca laporannya di sini. Yang jelas, cerita lengkap di balik
terdepaknya sang “menteri koboi” dari Lapangan Banteng bisa Anda baca di
edisi terbaru pekan ini. Selamat Membaca. ● Sumber :
https://www.tempo.co/ekonomi/reshuffle-kabinet-purbaya-yudhi-sadewa-prabowo-2288074 |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar