|
Patriot Sejati Dahlan Iskan : Mantan CEO Jawa Pos |
DISWAY, 03 September 2026
Tidak hanya
mereka yang mempertaruhkan nyawa di medan perang yang bisa disebut patriot.
Anthony Salim,
Prajogo Pangestu, Aguan, dan 47 orang superkaya lainnya kini juga bisa disebut
Patriot Bangsa. Itu karena mereka mau mengutangi negara dalam jumlah besar
dengan tenor yang panjang dan bunga yang superringan.
Tahun ini
pemerintah Presiden Prabowo memang mengeluarkan surat utang khusus: Patriot
Bond. Prabowo sendiri memang seorang patriot bangsa: pernah bertempur untuk
membela negara di Timor Timur. Nyaris tewas. Maka Prabowo "mengajak"
mereka yang punya banyak uang untuk bisa ikut menjadi patriot dengan cara
membeli Patriot Bond.
Rasanya yang
utang ini bukan pemerintah secara langsung. Yang utang lewat Patriot Bond itu
Danantara. Agar Danantara bisa lari kencang sesuai yang diinginkan Presiden
Prabowo.
Memang ada juga
yang menyindir Danantara: enak banget jadi pimpinan Danantara. Dicarikan modal
sangat besar: Rp 50 triliun. Tenornya panjang pula: 5 dan 7 tahun. Bunganya
amat rendah: 2 persen per tahun.
Kasarnya, kata
yang menyindir itu, sambil rebahan pun, tanpa kerja, Danantara bisa dapat
untung besar. Misalkan, katanya, Danantara menempatkan uang Rp 50 triliun itu
di SBR: Danantara bisa dapat bunga 6 persen/tahun. Yang dua persen ia bayarkan
sebagai bunga ke pemberi utang. Danantara sudah dapat selisih empat
persen/tahun.
Itu ibarat
hujan yang datang dari langit tanpa harus bikin hujan buatan atau salat
istisqa'.
Tidak ada yang
tahu: ke mana uang hasil Patriot Bond itu dibelanjakan oleh Danantara. Harusnya
untuk investasi di BUMN. Yakni investasi yang sangat diperlukan negara tapi
juga bisa menghasilkan laba yang besar.
Saya dengar
antrean untuk bisa mendapat pinjaman dari Patriot Bond sudah sangat panjang.
Kini banyak BUMN lagi haus dana. Mulai BUMN-BUMN jalan tol, pengembang solar
cell, sampai pun perkebunan.
Yang jelas
tidak mungkin dana dari Patriot Bond itu dibiarkan tidur di bawah bantal. Tapi
juga tidak mudah mengalirkannya ke BUMN --karena bisa langsung untuk membayar
utang masing-masing BUMN. Danantara pasti mensyaratkan BUMN yang antre itu
untuk mengajukan proposal berbentuk business plan. Danantara akan
langsung membuka halaman terakhirnya: berapa IRR proyek yang diantrekan itu.
Tentu proyek dengan IRR terbaik yang punya peluang dibiayai.
Danantara
ternyata lebih hebat dari negara. Bond-nya lebih murah dari bond negara. Saat
ini pemerintah juga berutang lewat berbagai jenis bond. Tiap jenis bond, beda
tingkat bunga dan tenornya.
Yang terbaru
adalah Panda Bond. Sesuai dengan namanya, Panda Bond adalah utang negara dalam
mata uang yuan Tiongkok.
Baik Panda
Bond, ORI, maupun SBR tidak ada yang bunganya semurah Patriot Bond.
Bunga SBR
misalnya, sekitar 6,5 persen. Panda Bond memang murah: 2,1 persen; tapi masih
ada risiko pergerakan kurs. Jatuhnya bisa equivalen sekitar 4 sampai 5 persen.
Atau lebih.
Maka Danantara
bisa dibilang lebih hebat dari negara. Tidak semua CEO bisa sehebat CEO
Danantara.
Saya sendiri
sangat salut kepada orang-orang superkaya itu: kok mau mengutangi Danantara
dengan bunga begitu murah. Maka mereka benar-benar hebat. Layak disebut Patriot
Negara.
Maka sejak hari
ini Disway akan menyematkan gelar Patriot di depan nama mereka: Patriot Anthony
Salim, Patriot Prajogo Pangestu, Patriot Aguan..... ●
Sumber
: https://disway.id/catatan-harian-dahlan/966344/patriot-sejati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar