Selasa, 04 Agustus 2026

 

Bagaimana Anggota BPK Terseret Suap Impor Blueray Bea-Cukai

Febriyan :  Jurnalis Tempo

TEMPO MINGGUAN, 02 Agustus 2026

 

 

                                                           

·      Anggota I BPK Nyoman Adhi Suryadnyana membantah tudingan pernah mempertemukan John Field dengan Rizal Fadillah.

 

·      Nyoman Adhi mengenal John Field saat masih menjadi pegawai Bea-Cukai.

 

·      Ia membantah tudingan pernah menerima uang dari Blueray Cargo.

 

SIDANG perkara suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membuka peran banyak pihak. Salah satunya Anggota I Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Nyoman Adhi Suryadnyana. Pemilik Blueray Cargo, John Field, menyebut nama Nyoman dalam sidang dan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Nama Nyoman kembali muncul dalam persidangan mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Rizal Fadillah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026.

 

Sepulang bertugas dari luar kota, Nyoman, 55 tahun, menerima wartawan Tempo, Febriyan dan Lani Diana, di ruangan kerjanya di BPK pada Jumat malam, 31 Juli 2026.

 

Dalam persidangan, Anda disebut mengenalkan John Field kepada Rizal Fadillah. Bagaimana awal mulanya?

 

Saya membaca di media massa bahwa Rizal mendapat nomor telepon John dari saya. Saya memang kenal John Field. Tapi tidak benar saya mengenalkan dia kepada Rizal. Saya juga tidak pernah mempertemukan mereka.

 

Tapi benar Anda memberikan nomor telepon John kepada Rizal?

 

Saya tidak ingat apakah saya memberikan nomor John kepada Rizal. Memberikannya lewat apa, saya tidak ingat.

 

Apa benar John pernah mengeluh kontainernya terhambat di Bea-Cukai karena dikategorikan ke dalam jalur merah?

 

Saya lupa apakah ada pembicaraan seperti itu atau tidak.

 

Bagaimana awal perkenalan Anda dengan John Field?

 

Saya mengenal John Field saat masih bekerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Namun bagaimana awal perkenalannya, saya lupa. (Nyoman Adhi merupakan pegawai Bea-Cukai yang kemudian terpilih menjadi anggota BPK pada 2021.)

 

Anda pernah bertemu dengan John Field?

 

Pernah. Saya pernah bertugas di Bea-Cukai dan dia adalah importir. Tapi yang perlu dicatat adalah tidak pernah ada nama Blueray Cargo di tempat saya bertugas saat masih menjadi pegawai Bea-Cukai.

 

Apakah Anda juga mengenal Gito Huang yang disebut sebagai pemilik Blueray Cargo?

 

Saya tahu nama itu, tapi tidak pernah mengenalnya. Mungkin beberapa kali teman-teman di Bea-Cukai pernah menyebut nama itu dalam perbincangan. Mungkin saya juga pernah bertemu dengan dia dalam acara seperti undangan pernikahan keluarga teman-teman Bea-Cukai.

 

Pernah bekerja sama dengan Gito?

 

Saya tidak kenal Gito dan tidak pernah ada hubungan pekerjaan. Secara personal juga saya tidak pernah bertemu dengan dia, seperti makan bareng atau ngopi bareng.

 

Kami mendapat informasi bahwa ada saksi dalam salah satu persidangan pada pertengahan Juni 2026 yang mengatakan Anda menerima uang dari Blueray. Apakah benar?

 

Saya justru baru tahu dari Anda soal ini. Saya tidak pernah menerima uang apa pun dari Blueray.

 

Apakah Anda mengenal Rizal?

 

Saya mengenal Rizal karena dia senior saya di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara. Dia juga Direktur Penindakan dan Penyidikan di atas saya.

 

Kapan terakhir kali Anda berkomunikasi dengan Rizal dan John Field?

 

Saya tidak ingat pastinya. Tapi saya kira itu sudah lama sekali. Kalau dengan Rizal, ya, saya masih berkomunikasi, seperti saat mengucapkan selamat hari raya.

 

Anda mengenal Nusa Syafrizal?

 

Nusa Syafrizal adalah sepupu ipar istri saya. Dia memang memiliki perusahaan PT Kuda Laut Nusantara. Tapi saya tidak pernah tahu soal bagaimana kegiatan operasional perusahaan dan sebagainya.

 

Apakah benar Nusa juga pernah diperiksa KPK dalam kasus lain?

 

Saya tahu dari media bahwa Nusa diperiksa KPK. Tapi saya tidak pernah membicarakan soal apa yang ditanyakan KPK, kenapa dia diperiksa KPK. Kami tidak pernah membicarakan itu.

 

Sumber :  https://www.tempo.co/hukum/anggota-bpk-nyoman-adhi-suryadnyana-suap-blueray-bea-cukai-2279715

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar