Pemilu serentak telah usai. Sejumlah perempuan dengan nama besar, cakap, bersuara terang dan lantang bagi perbaikan nasib perempuan, gagal masuk Senayan.
Sementara perempuan lain yang bermodalkan pulasan bak rembulan cantik datang melenggang. Saatnya kita renungkan apakah ini yang dikehendaki strategi affirmative action untuk menaikkan keterwakilan perempuan? Secara normatif, tindakan khusus sementara (affirmative action) untuk menaikkan jumlah keterwakilan perempuan di ruang publik adalah niscaya.