|
Jadi Tak Jadi Mengganti Menteri
Keuangan Fery Firmansyah : Jurnalis Tempo |
TEMPO MINGGUAN, 14 April 2026
|
· Bank Indonesia menaikkan BI-Rate di
luar siklus rutin, yang menjadi sinyal kondisi yang tak biasa. · Beredar isu yang menyebutkan
penggantian Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan. · Chatib Basri, Budi Gunadi Sadikin, dan
Rosan Roeslani disebut-sebut sebagai calon pengganti Purbaya Yudhi Sadewa. KEJUTAN
demi kejutan terjadi selama dua pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan Bursa
Efek Indonesia anjlok parah, kurs rupiah apalagi. Harga bahan bakar naik,
pasar gonjang-ganjing lantaran sejumlah rumor politik. Menjelang akhir pekan,
mahasiswa berunjuk rasa. Bagi
kami selaku jurnalis, serentetan peristiwa semacam ini membuat adrenalin
membara. Tapi pada saat yang bersamaan juga ada rasa bingung sekaligus kesal.
Ketika melihat kurs rupiah tembus di atas 18 ribu per dolar Amerika Serikat,
misalnya, muncul keresahan soal harga-harga barang apa saja yang sebentar
lagi melangit. Benar
saja, PT Pertamina Patra Niaga tak lama kemudian mengumumkan kenaikan harga
Pertamax dan Pertamax Green, dari sekitar Rp 12 ribu menjadi sekitar Rp 16
ribu per liter. Sebelumnya, harga solar jenis Dexlite dan Pertamina Dex kini
di atas Rp 23 ribu per liter. Sehari
sebelum harga bensin naik, Bank Indonesia mengumumkan kenaikan BI-Rate 25
basis point menjadi 5,5 persen. Kenaikan suku bunga kali ini di luar
kebiasaan karena ditempuh dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) mingguan. Biasanya
Bank Indonesia mengumumkan perubahan suku bunga kebijakan dalam RDG bulanan
yang disertai konferensi pers kepada publik. Tindakan ini dikenal sebagai
off-cycle rate hike. Skema ini biasanya menjadi langkah darurat bank sentral
ketika ada gejala krisis atau depresiasi mata uang yang cukup parah. Ketika
peristiwa demi peristiwa terjadi, muncul berbagai rumor. Salah satu yang
cukup panas adalah penggantian Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia.
Beredar pesan berantai di grup yang berisi jurnalis, analis, dan ekonom yang
menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menggeser Purbaya Yudhi
Sadewa dari kursi Menteri Keuangan menjadi Gubernur Bank Indonesia. Beberapa
nama pun disebut menjadi kandidat Menteri Keuangan. Ada ekonom dan Menteri
Keuangan 2013-2014, Chatib Basri; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin;
hingga Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani. Kami pun
mendapatkan sejumlah informasi soal bursa Menteri Keuangan dari anggota
kabinet, pejabat kementerian dan lembaga, parlemen, hingga pengusaha. Semuanya
kompak bercerita bahwa awal dari rencana penggantian ini adalah perselisihan
antara Purbaya dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo soal stabilisasi
rupiah. Istana,
menurut para pejabat itu, melihat Purbaya cocok menempati kursi otoritas
moneter, tapi mesti dicari penggantinya. Mungkin karena mereka membaca
pernyataan-pernyataan Purbaya yang acap mengkritik cara BI menstabilkan nilai
rupiah. Jadi, daripada Purbaya mengkritik terus, mereka ingin tahu apa yang
bisa ia kerjakan jika menjadi pengendali kebijakan moneter. Nama-nama
di atas pun muncul sebagai opsi, meski sampai pekan berganti Purbaya tak
tergeser dari jabatannya. Apakah
rencana penggantian Menteri Keuangan berhenti? Para narasumber kami menjawab:
“Tidak.” Artinya, rumor yang membuat pasar gonjang-ganjing ini bakal terus
memanas. Yopie
Hidayat, mantan juru bicara Wakil Presiden Boediono, menganalisis
kebijakan-kebijakan temporer itu dalam Sinyal Pasar. ● Sumber : https://www.tempo.co/ekonomi/tarik-ulur-penggantian-menteri-keuangan-2269102 |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar